Investasi, Apa Itu?

mengenal-investasi

Mak-emak so pasti sudah pernah dengar dan familiar dengan yang namanya investasi. Kalau zaman dulu mbah-mbah kita biasanya (atau hobinya) berinvestasi dengan menyimpan emas di bawah kasur. Mbok-mbok penjual di pasar tradisional suka menyelipkan lembaran kertas uang di dalam kebaya kutu barunya atau perhiasan emasnya di dalam bra-nya. Sedangkan orang tua kita sering kasih wejangan supaya jangan jadi kontraktor seterusnya tapi sebaiknya beli rumah agar sekaligus berinvestasi. Padahal rumah tempat tinggal kita itu bukan termasuk investasi lho Mak.. Lho lha kenapa? Check this out, Mak!

Investasi adalah sesuatu yang kita beli dengan uang agar dapat menghasilkan pendapatan atau keuntungan. Investasi bermacam-macam dan dapat dikelompokkan berdasarkan: kepemilikan, pinjaman, dan setara kas.

  • Investasi Kepemilikan

Ketika mendengar istilah investasi, maka investasi berdasarkan kepemilikan inilah yang sering muncul di benak seperti: bisnis, properti, barang berharga ,dan saham. Investasi kepemilikan tergolong yang tervolatil (tidak stabil) namun paling menguntungkan.

Uang yang kita tempatkan dalam memulai dan menjalankan bisnis kita (online shop Mak, misalnya) merupakan investasi. Bisnis adalah investasi yang tersulit karena memerlukan hal lain yang melebihi uang (sampai nangis darah Mak kalau ditipu klien!). Namun di balik semua kerja keras yang telah dicurahkan, di penghujung hari kita akan menerima imbal balik yang besar.

Properti berupa tanah, bangunan, atau keduanya yang kita beli lalu kita sewakan sudah tentu investasi. Jangan lupakan ibu kos, beliau termasuk investor juga loh.. Akan tetapi rumah yang kita beli untuk kita tinggali tidak termasuk investasi meskipun nilainya akan naik setiap tahun. Ingat definisi investasi di atas ya Mak..

Semua orang tahu bahwa logam mulia dan koleksi perhiasan adalah investasi yang aman – kata nenek kita dulu. Namun jangan lupa bahwa demi keamanan kita mungkin memerlukan tempat untuk menyimpan barang-barang berharga tersebut yang berbiaya seperti SDB (safe deposit box) yang disewakan oleh bank. Sehingga dapat dikatakan bahwa jika pembelian emas dan perhiasan dengan tujuan konsumsi pribadi bukanlah termasuk investasi. Lukisan Afandi, gitar bertanda tangan personil Metallica yang merupakan barang berharga juga merupakan investasi – jika dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi. Tetapi barang-barang ini pun juga membutuhkan biaya pemeliharaan.

Nah terkait saham, akan dikupas seperti mengupas bawang (satu lapis demi lapis) di posting mendatang ya..

  • Investasi Pinjaman

Pada dasarnya, investasi pinjaman membuat kita, para emak, bisa berlagak gaya layaknya yang empunya bank. Jadi kita – yang memiliki uang – meminjamkan sejumlah uang kepada korporasi (misalnya bank) atau pemerintah.

Korporasi yang kita beri pinjaman bisa berupa tabungan ataupun obligasi.

Yup, tabungan juga merupakan salah satu investasi. Jadi, biar cuma ada sejumlah uang yang mendekati limit saldo tabungan pun kita masih tetap bisa dibilang investor. Kenapa atuh bisa begitu? Bank, yang juga merupakan sebuah korporasi (perusahaan) mendapatkan dana dari masyarakat – seperti kita – dalam bentuk tabungan atau deposito kemudian menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit kepemilikan rumah/mobil/multiguna/korporasi, dll. Kita, sang kreditor (pemberi pinjaman) akan mendapatkan bunga yang kecil – jika meminjamkan dalam bentuk tabungan atau bunga yang sedikit lumayan – kalau meminjamkan melalui deposito.

Seperti bunga, kupon adalah imbal balik obligasi yang kita dapatkan dari hasil kita meminjamkan uang kepada korporasi atau pemerintah sebagai modal mereka dalam berbisnis atau membangun infrastruktur negara. Ada berbagai macam obligasi dengan tingkat risiko dan persentase kupon yang berbeda-beda, tetapi investasi pinjaman tetap berisiko lebih rendah dengan return atau imbal hasil yang rendah pula jika disandingkan dengan investasi kepemilikan.

  • Investasi Setara Kas

Apa maksudnya pula ini istilah setara kas? Namanya juga setara kas, maka investasi ini adalah yang mudah dicairkan (diuangkan) menjadi kas. Return investasi ini tergolong kecil dengan risiko yang kecil pula. Tetapi investasi ini adalah yang terlikuid karena dapat diuangkan sewaktu-waktu. Artinya kita dapat menarik diri dari pasar uang kapan pun yang kita butuhkan dengan mengajukan check out dari rekening pasar uang kita, sama seperti ketika kita menarik uang dari rekening bank.

Kalau pendidikan gimana? Apakah termasuk investasi?

Iya Mak, pendidikan juga termasuk investasi. Karena dari uang yang kita keluarkan untuk pendidikan dapat dijual kembali dalam bentuk produk atau jasa yang dapat kita tawarkan kepada yang memerlukan. Melamar kerja, diterima, lalu gajian tiap bulan gitu Mak..

Nah maka dari itu Mak, pendidikan itu penting banget buat hajat hidup. Jadi, meski emak-emak rumahan yang hobi dasteran, masih tetap perlu berpendidikan dan terus belajar. Karena kita pendidik pertama kali bagi para generasi penerus bangsa ini. 😊😊😊

Advertisements

3 thoughts on “Investasi, Apa Itu?

  1. Horee!! Nemu blog yang bisa buat belajar!!
    Salam kenal mak, makasih sharingnya soal investasiii,
    Sebagai calon emak-emak, aku pengen belajar banyak nih mak. Mau tanya dong, aku kan punya duid tabungan, karena takut uangnya lenyap gegara khilap, aku tabungkan ke pegadaian Tabungan mulia yang emas itu mak, dengan harapan kalau butuh dan harga emas tinggi, bisa dijual lagi

    Itu termasuk investasi nggak ya mak?

    Like

    1. Hai Mba Bella! Kebetulan harga emas sedang naik, Mba. 😊 Kalau ada selisih antara jumlah uang yang ditabungkan pertama kali (dalam bentuk logam mulia tsb) dan jumlah saat ini, maka Mba Bella bisa dibilang juga berinvestasi. Investasi itu intinya mengembangkan uang (modal) yg kita tanam.

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s