Emak Tipe Investor yang Mana?

Nah Mak, sekarang kita sudah tahu return beserta risiko masing-masing kelompok investasi dari posting Apakah Perlu Investasi? Sebelum memutuskan mana yang akan kita pilih, sebaiknya kita mengetahui juga tipe investor yang bagaimanakah kita?

Seperti mau jahit baju Mak. Kita sudah tahu jenis dan motif bahan baju kita. Tapi badan kita juga perlu diukur supaya pas dan nyaman ketika nanti dipakai.

Kalau di bank-bank, sebelum kita mulai berinvestasi biasanya mas atau mbak petugas customer service akan menyodorkan lembar formulir Risk Profile Assessment. Di formulir tersebut kita akan diminta mengisi pertanyaan-pertanyaan terkait tujuan kita berinvestasi maupun bagaimana profil karakter kita dalam berinvestasi.

Misalnya, kalau ada seorang bapak yang kebetulan menderita penyakit jantung, maka sebaiknya jangan memilih investasi saham. Bisa cepat menghadap Sang Khalik jika sewaktu-waktu investasi saham si bapak itu anjlok. Kecuali jika jantung si bapak kuat ya.. Aamiin. 

Berikut ini contoh pertanyaan yang biasanya diajukan di formulir Risk Profile Assessment. Tapi sebelum Emak “meneliti” karakter Emak sendiri dari sini, siapkan dulu pensil & kertas untuk mencatat poin terkait jawaban emak. Juga disarankan untuk dikerjakan di waktu krucils sudah terlelap/ketika istirahat kantor/saat tidak memasak oseng-oseng. Awas wajan panas Mak!

1. Apakah tujuan investasi Anda?

a. Berinvestasi pada instrumen investasi kas (tabungan) & deposito dimana nilai investasi awal stabil dan bisa sewaktu-waktu menarik dana tersebut. (2 poin)

b. Memperoleh return  yang lebih tinggi dari kas (tabungan) & deposito. Saya tidak merasa nyaman dengan fluktuasi investasi jangka pendek dan ingin mengurangi risiko kehilangan nilai investasi awal. (3 poin)

c. Mempertahankan nilai investasi awal saya dan bersedia menerima sedikit fluktuasi negatif dalam jangka pendek. Tingkat risiko rendah penting namun saya bersedia mengalokasikan sebagian dana untuk mencapai return yang lebih tinggi dari tabungan & deposito. (4 poin)

d. Menginginkan nilai investasi tumbuh dan memperoleh return yang tinggi. Saya bisa menerima fluktuasi negatif jangka pendek, termasuk kehilangan nilai investasi awal. (5 poin)

e. Menginginkan nilai investasi tumbuh pesat dan memperoleh return semaksimal mungkin. Saya dapat menerima fluktuasi negatif jangka pendek, termasuk kehilangan nilai investasi awal. (6 poin)

2. Berapa lama rencana investasi Anda?

a. < 1 tahun. (2 poin)

b. 1 – 3 tahun. (3 poin)

c. 3 – 5 tahun. (4 poin)

d. 5 – 7 tahun. (5 poin)

e. > 7 tahun (6 poin)

3. Apakah Anda akan menggunakan hasil investasi untuk keperluan biaya pendidikan, pembelian rumah, dll dalam 3 – 5 tahun ke depan?

a. Mungkin akan mengambil seluruh nilai investasi. (2 poin)

b. Mungkin akan mengambil lebih dari separuh total nilai investasi. (3 poin)

c. Mungkin akan mengambil sebagian kecil dari total nilai investasi. (4 poin)

d. Tidak akan mengambil sama sekali. (5 poin)

4. Apakah Anda memiliki pengalaman berinvestasi?

a. Tidak ada, saya hanya memiliki rekening tabungan bank dan/atau deposito. (1 poin)

b. Terbatas, saya punya sedikit pengalaman berinvestasi namun tidak paham sepenuhnya terkait investasi. (2 poin)

c. Memadai, saya memiliki beberapa pengalaman berinvestasi dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja investasi termasuk risikonya. (3 poin)

d. Mahir, saya punya banyak pengalaman berinvestasi, menggunakan riset dan informasi dalam membuat keputusan serta memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja & risiko investasi. (4 poin)

5. Apakah Anda bergantung pada pendapatan dari hasil investasi untuk pengeluaran harian?

a. Sangat bergantung. (2poin)

b. Bergantung. (3 poin)

c. Sedikit bergantung. (4 poin)

d. Tidak bergantung dalam 5 tahun ke depan. (5 poin)

6. Jika nilai investasi Anda berkurang 10% dari nilai investasi awal (pokok investasi), apa yang akan Anda lakukan?

a. Segera menjual investasi saya, karena tidak mau kehilangan pokok investasi lebih banyak lagi. (1 poin)

b. Tidak menjual, namun akan lebih memantau kinerja investasi saya. (2 poin)

c. Tidak menjual, karena tujuan investasi saya jangka panjang. (3 poin)

d. Akan menambah jumlah investasi, karena saya bisa menerima fluktuasi negatif jangka pendek dengan harapan pokok investasi dapat tumbuh dengan return semaksimal mungkin. (4 poin)

7. Seberapa penting nilai investasi Anda tumbuh berimbang dengan laju inflasi?

a. Tidak penting, saya akan memakai uang saya dalam jangka pendek. (2 poin)

b. Cukup penting, karena saya ingin hasil investasi saya paling tidak sebanding dengan laju inflasi dan berharap nilai investasi sudah tumbuh ketika saya membutuhkan. (3 poin)

c. Sangat penting, karena saya ingin hasil investasi lebih tinggi dari inflasi. (4 poin)

8. Anda akan mulai merasa tidak nyaman jika nilai investasi Anda berkurang akibat fluktuasi pasar:

a. Penurunan sekecil apapun membuat saya tidak nyaman. (1 poin)

b. < 10%. (2 poin)

c. 20% – 30%. (3 poin)

d. 30% – 50%. (4 poin)

e. > 50%. (5 poin)

Yak, selesai! Sudah dicatat kan angka poin dari masing-masing pertanyaan di atas? Kalau sudah, jumlahkan seluruhnya dan contek kesimpulannya di infografik bawah ini:

  • < 18 poin : defensive
  • 18 – 22 poin : conservative
  • 23 – 37 poin : moderate
  • 28 – 32 poin : balanced

infografik_tipe-investor

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s