Wahana Mini yang Menyibukkan si Krucil

Ketika Emak sedang membutuhkan “me-time” karena sudah merasa capek dan penat banget, apa yang Emak lakukan? Banyak keinginan pastinya ya. Buat saya, me-time itu super penting karena dari situ kewarasan saya terjaga, menjadi semangat, dan bisa senyum manis lagi setelahnya.

Biasanya kalau para krucil sudah rapi, bersih, dan wangi setelah saya mandikan sore, pelan-pelan saya merayap turun ke bawah membuat es kopi putih sembari menonton acara masak favorit saya. Krucil senior sudah mengerti kebiasaan “time-out” saya tersebut dan akan kembali ke kamarnya setelah melihat sandi tangan saya yang membentuk huruf “T” dan “O”. Tapiii.. Si krucil junior masih belum paham maksud saya tadi. Nah, kasus seperti ini nih yang kerap bikin saya jadi sewot dan grundelan akibat kehilangan waktu untuk diri sendiri.

Di masa-masa batita seperti krucil junior, saya lihat dia sangat aktif di bidang membongkar, menumpahkan, tuang-menuang, membuka-menutup, mematikan-menyalakan serta tertarik pada benda-benda kecil yang berjumlah banyak. Kedua tangan mungilnya ulik dan kadang terpergok kakaknya yang kemudian berteriak protes karena tidak terima koleksi mainan kecilnya tersebar dan tercecer dimana-mana. Namun di luar itu yang paling sering dimainkan adalah memaju-mundurkan mainan kendaraan.

Nah, supaya tujuan saya dan krucil junior sama-sama tercapai, saya lalu membuat bak pasir bebatuan sebagai tempat beroperasinya kendaraan-kendaraan konstruksi miliknya. Materinya cukup mudah didapat, yaitu:

  • Kotak plastik penyimpanan yang bisa dibeli secara online, di toko perlengkapan rumah tangga atau supermarket. Bisa juga menggunakan kardus bekas yang bersih.
  • Pasir bersih berwarna sesuai selera dan kerikil/bebatuan, biasanya dijual dalam karung oleh penjual tanaman atau dalam plastik ukuran sedang di toko ikan hias.
  • Mainan kendaraan favorit krucil. Atau mainan yang lain seperti miniatur tokoh kartun, dinosaurus, pasaran, gelas & sendok kecil, dsb.

Cara menyusunnya juga tak sulit, Mak:

  1. Pastikan kotak platik/kardus bekas bersih dan tidak berlubang/sobek.
  2. Masukkan pasir bersih dan bebatuan ke dalam kotak plastik/kardus bekas. Bentuk gundukan, tata sedemikian rupa, kemudian..
  3. Cemplungkan mainan favorit si krucil. Dan voila! Tinggal panggil si krucil lalu lihat reaksinya.

Wahana_Mini_Krucil_(3)

Jadi, si krucil & emak sama-sama enjoy. Krucil asyik dan sibuk bermain, sementara emak akhirnya bisa me-time.. Dari situ krucil sekaligus belajar sensori dari pasir yang bebatuan, emak pun menjadi lebih kreatif. Krucil senang, emak tenang. Happy ending deh!

Wahana_Mini_Krucil_(2)

PS: Jangan keasyikan me-time sampai lupa bermain bersama krucil ya Mak. Bagaimanapun juga krucil akan jauh lebih senang kalau ditemani bermain oleh emaknya.

Advertisements

2 thoughts on “Wahana Mini yang Menyibukkan si Krucil

  1. Kalo anakku yg lanang udh cukup umur, mobil2annya aku bikinin gini deh. Kalo skr mah, dikasih pasir gitu bisa dilempar2 kayak hujan pasir mba di seluruh rumah wkwkwkwk :p. Emak makin stress :p

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s