Menikmati Sore di Taman Anggrek Ragunan

Weekend lalu, suami tercinta tiba-tiba bersemangat mengajak ke Taman Anggrek Ragunan. Ternyata selama ini beliau kepincut dengan bunga anggrek yang besar dan indah di pohon depan rumah Bali yang tak jauh dari tempat tinggal kami. Mumpung masih sore kami pun meluncur ke tempat berkumpulnya para pedagang anggrek yang sudah lama ngehits sejak tahun 70-an itu.

picsart_02-26-03-23-55

Taman Anggrek Ragunan terletak di sekitar Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Untuk menuju kesana dari arah perkantoran Kementerian Pertanian Emak lurus terus sampai melewati Pintu Utama Kebun Binatang Ragunan lalu belok kiri. Setelah itu Emak akan menuruni jalan yang landai dan sejuk karena banyak pepohonan di sepanjang kanan-kiri jalan. Kurang lebih 200 meter dari Pintu Utama, jika Emak menemui sebuah bangunan perkantoran milik Kementerian Pertanian berwarna krem di kiri jalan, maka itu artinya Emak sudah sampai di Taman Anggrek Ragunan. Untuk memasuki Taman ini gratis Mak, kecuali retribusi parkir ya…

picsart_02-26-03-18-26Disini Emak tak hanya menemukan anggrek, tanaman hias lain seperti famili bromeliaceae (nanas-nanasan, pink quill), sukulen mawar, aglaonema (legacy, lipstik, widuri), araceae (gelombang cinta, sri rezeki), maranthaceae (kalatea keris, kalatea batik), liliceae (lidah buaya), dracaenaceae (lidah mertua), cactaceae (kaktus anggrek, kaktus bintang), palem-paleman, tanaman sayur, dan tanaman buah yang variatif. Berbagai tanaman tersebut tak hanya dijual namun juga dapat disewakan. Harga tanaman-tanaman ini berkisar antara Rp 15.000 – Rp 500.000. Untuk yang berukuran mini seperti sukulen dan kaktus hias, harga rata-rata Rp 15.000 – Rp 50.000. Sedangkan harga termahal dipegang oleh kelompok tanaman anggrek (anggrek vanda misalnya, Rp 150.000 – Rp 200.000) diikuti araceae maupun tanaman-tanaman yang disusun sedemikian kreatifnya, seperti batang pohon yang dimodifikasi menjadi tempat anggrek-anggrek yang indah.

Yang menyenangkan di Taman ini adalah harga-harganya lebih murah daripada kalau kita membeli di etalase tanaman yang berada di dalam supermarket/hipermarket maupun pameran tanaman. Dan kalau Emak mau punya gawebikin arisan bertema back to nature – misalnya, Emak bisa pilah-pilih tanaman dari sini lalu menyewanya untuk mempercantik ruang arisan. Selain menyewakan untuk pribadi, para pedagang tanaman disini juga menyewakan tanamannya untuk perkantoran selama periode yang telah disepakati. Tak heran kalau tanaman palem di pojok selasar lift atau bunga anggrek di atas meja selalu terlihat fresh, tak pernah layu karena rutin diganti.

Pemeliharaan koleksi tanaman dari Taman ini tidak terlalu sulit. Kita bisa menanyakan cara pemeliharaannya kepada pedagangnya. Supaya awet dan rajin berdaun atau berbunga, tentunya kita perlu rajin pula memupuknya. Nah, mereka juga menjual pupuk tertentu yang khusus peruntukannya, misalnya pupuk untuk daun/bunga/buah. Di samping itu, yang perlu ditanyakan selain jadwal penyiraman beserta kuantitas airnya, yaitu bagaimana peletakan tanaman yang baik. Apakah perlu sinar matahari langsung atau di tempat yang teduh.

Suasana di Taman ini menenangkan dan cocok untuk berjalan-jalan atau jogging. Areal Taman seluas 800 meter persegi ini menampung kurang lebih 40 kavling pedagang tanaman. Kavling-kavling tersebut dihubungkan dengan sebuah jalan yang cukup lebar dan memanjang dari pintu masuk di selatan ke utara, dimana Emak akan menemukan Jl. Kebagusan Raya. Sangat dianjurkan agar Emak turut membawa krucils dan dedek bayi dengan stroller untuk menghirup udara yang segar dan bersih. Tapi jangan lupa sebelumnya Emak mengoleskan minyak telon anti nyamuk di tangan & kaki mereka terlebih dulu ya, sebagai tindakan preventif. Sebelum pulang kembali ke rumah, mengingat harga cabe yang sekarang nggak ketulungan, tak ada salahnya jika Emak membeli tanaman cabe sebagai investasi jangka panjang – demi eksistensi sambal maknyus kesukaan sekeluarga. 🙂

Alamat Taman Anggrek Ragunan: Jl. Kebagusan Raya, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

Advertisements

6 thoughts on “Menikmati Sore di Taman Anggrek Ragunan

  1. Taman Anggrek Ragunan sekomplek dengan Kebun Binatang Ragunan, tapi gak seatap ya?
    Ih pengen ke sana…
    Tapi rumah saya di Jatim, kalau ke Ragunan kudu naik pesawat dulu nih. Atau kereta. Cek harga tiketnya dulu ah via priceza.co.id hmmmm…lumayan juga 🙂
    Rajin nabung, deh. Moga2 saya juga bisa ke daerah Ragunan sepertimu

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s